Just Exploring My Mind

Catatan di Kotabaru, Pulau Laut

 

Image

Pertama kali menginjakkan kaki di pulau laut, pulau ini terasa asing bagiku. Pulau kecil terpisah di selatan pulau Kalimantan ini memang kurang begitu pesat perkembangan pembangunannya. Bisa dibayangkan setelah 67 tahun indonesia merdeka, infrastruktur seperti misalnya jalan masih sangat memprihatinkan. Drainage di pinggir jalan pun tidak begitu tampak. Padahal jikalu kita melihat sejarah kebelakang, kota-kota kuno yang berperadaban sebelum masehi seperti Mesopotamia misalnya sudah mempunyai system drainage yang baik di pinggir jalan. Hmmm, apakah pulau laut lebih terbelakang dari kota kuno ini? Nampaknya sarjana-sarjana perencana kota dari jawa perlu di ekspor ke pulau ini.

Kunjungan ku ke pulau laut adalah dalam rangka tugas kerja. Ya aku merupakan tim proyek turnkey palm oil refinery complex 2500 MT/day yang sering orang bilang pabrik kelapa sawit.

Image

Proyek ini dimiliki oleh simedarby plantation, perusahaan dari negara tetangga yang sering bentrok dengan negaraku tercinta, bahkan dari zaman presiden sukarno. Ya siapa lagi klo bukan Malaysia. Mengomentari perselisihan kedua Negara, rasa-rasanya sangat miris jika perbedaan begitu ditonjolkan, bukankah seharusnya Negara-negara di kawasan asia tenggara saling bekerja sama sehingga bisa menjadi magnet kekuatan ekonomi baru di dunia. Mengingat potensi kawasan ini yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

Hampir 1 tahun aku di pulau laut. Banyak cerita yang bisa dishare dari pulau ini. Menurut sejarah, pulau laut merupakan sebuah pulau tempat berdagang orang gowa/makasar. Ketika itu raja makasar meminjam pulau tersebut dari kerajaan banjar. Namun entah kenapa, salah satu keturunan dari raja bugis menyerang kota pesisir di Kalimantan yang masih dalam kekuasaan kerajaan banjar termasuk menyerang kota baru. Suku dayak ketika itu meminta pertolongan ke raja banjar, yang kemudian diutuslah pangeran dipati tuha. Setelah penyerang-penyerang bugis bisa di usir, maka kala itu pangeran dipati tuha diberi daerah kekuasaan oleh raja banjar yang meliputi cengal, sampanahan, manunggul, bangkalaan, canting, buntar laut, dan batu licin. Ketika kerusuhan sumpit yang mengenaskan meletus beberapa tahun lalu, menurut cerita teman warga lokal pulau laut, banyak orang Madura yang mengungsi ke pulau laut. Suku dayak tidak berbuat kerusuhan di pulau laut karena menurut mitos mereka berhutang budi kepada seorang pangeran yang telah menyelamatkan suku mereka dahulu di pulau laut.

Image

Pemerintahan kotabaru berencana untuk membangun jembatan yang akan menghubungkan antara kota baru (Pulau laut) dan Kalimantan. Bisa jadi, pembangunan jembatan tersebut dapat menjadi trigger untuk menciptakan multiplier effect bagi kehidupan ekonomi Pulau laut. Selama ini transportasi menuju kotabaru dari Kalimantan menggunakan jalur darat (kapal feri) atau jalur udara dengan pesawat kecil. Dengan adanya jembatan tersebut, aksesibilitas  menjadi tinggi. Jembatan yang akan dibangun berjarak sekitar 3 km dengan estimasi biaya sekitar 1.1 trilyun rupiah.

Image

Memang sangat disayangkan kemajuan ekonomi kotabaru kurang begitu pesat, padahal di pulau ini banyak berdiam industry – industry kelas kakap. Sebut saja pertamina, silo, inducement, adaro, dll ditambah kedepan simedarby plantation. Umumya pulau ini memang cocok untuk storage material mengingat letaknya di perairan strategis. Adanya-adanya industry kelas kakap tersebut  belum dapat menciptakan multiiplier effect bagi masyarakat pulau laut. Sebenarnya jika ditelaah lebih jauh, tingkat pendidikan masyarakat pulau laut pun masih tergolong rendah. Di pulau laut sendiri hanya ada satu politeknik. Mungkin itu sebabnya mengapa kehadiran industry kelas kakap belum berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat pulau laut.  Industri-industri tersebut enggan memakai masyarakat lokal untuk posisi penting. Sebaiknya investasi infrastruktur berupa jembatan dibarengi dengan investasi di bidang pendidikan oleh pemerintahan kotabaru. Karena jikalau pemerintah kotabaru hanya berinvestasi di infrastruktur saja, dikhawatirkan masyarakat kotabaru hanya menjadi masyarakat konsumtif, karena ‘serangan” barang mengingat aksesibilitasnya yang tinggi setelah jembatan terbangun. Investasi pendidikan tersebut bisa berupa beasiswa bagi siswa/I terpilih kotabaru untuk bersekolah di jawa, sehingga diharapkan mereka kedepan dapat menjadi pioneer atau agen-agen perubahan di kotabaru, pulau laut. Ini erat berhubungan dengan merubah pola piker/mind set masyarakat pulau laut.

Infrastruktur lainnya yang sangat terasa kurang adalah listrik. Ya, listrik di daerah ini sering kali padam. Mungkin karena aku orang proyek, pemadaman tersebut tidak dirasakan karena proyek sendiri mengadakan genset.  Namun ketika pemadaman terjadi pada malam hari, jalan-jalan terasa gelap. Bisa dibayangkan, listrik tidak padam pun jalanan terasa gelap.

Berjalan ke arah utara maka akan dijumpai sebuah pantai tempat karyawisata, dinamakan sarang tiung. Sebenarnya pantai ini biasa saja, apalagi ditambah deburan ombaknya yang tidak begitu besar. Namun karena kami orang proyek yang kadang mencapai puncak kejenuhan, bertemu pantai hanya untuk sekedar berenang menjadi kegiatan yang mengasyikan.

ImageImage Image

Image

Jika kita berlayar menggunakan tug boat ke arah barat, maka akan dijumpai pulau sebuku. Pulau yang katanya sangat indah. Aku pun belum pernah menyempatkan berlayar ke pulau sebuku. Tempo hari pernah direncanakan, namun sangat disayangkan tidak jadi pergi kesana.

Itulah pulau laut, pulau yang sebenarnya sangat strategis. Deburan ombak yang tidak begitu besar bisa menjadi investasi bagi kapal-kapal besar untuk bersandar. Namun sekali lagi, setelah 67 tahun Indonesia merdeka, pulau ini masih belum beranjak tingkat kemajuan ekonominya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: